Biro Organta dan Tim Peneliti UGM Bersama Matangkan Kuesioner SKPL

Biro Organta dan Tim Peneliti UGM Bersama Matangkan Kuesioner SKPL

Jakarta, 13/09/2018 Kemenkeu - Biro Organisasi dan Ketatalaksanaan (Organta) bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) selaku tim peneliti Survei Kepuasan Pengguna Layanan (SKPL), menyelenggarakan workshop finalisasi kuesioner dan pembekalan terhadap enumerator SKPL di Yogyakarta pada Jumat (7/9). Workshop ini dihadiri oleh para liaison officer (LO), perwakilan unit Eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan, dan tim peneliti serta enumerator dari UGM.

Finalisasi kuesioner bertujuan untuk memastikan bahwa kuesioner yang disusun oleh tim peneliti telah sesuai dengan karakteristik layanan unit Eselon I yang akan disurvei. Sementara itu, pembekalan enumerator dilakukan untuk memberikan pembekalan kepada para enumerator mengenai profil unit organisasi di lingkungan Kementerian Keuangan sebelum melakukan pengumpulan data primer. Kedua kegiatan ini dilakukan dalam bentuk one-on-one antara perwakilan unit Eselon I dan tim peneliti dari UGM.

Kepala Bagian Ketatalaksanaan I Biro Organta N. Eko Budiantoro, menyampaikan harapannya agar SKPL tahun ini dapat dilaksanakan dengan maksimal. Eko berharap agar setiap LO dapat mencermati seluruh kuesioner SKPL dengan seksama. Selain itu, lanjut Eko, longlist responden yang disampaikan kepada tim enumerator harus merupakan data terbaru dan dapat dipastikan kesesuaiannya dengan target responden yang ingin dicapai. Di samping itu, Eko juga berharap agar SKPL dapat memotret layanan yang dinantikan oleh para pengguna layanan, sehingga Kementerian Keuangan dapat senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan.

Sebagai informasi, pelaksanaan SKPL tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Perbedaan ini terdapat pada penambahan unit yang akan disurvei yakni Pengelola Portal National Single Window, penajaman kuesioner sesuai dengan masukan unit Eselon I, dan penyesuaian pertanyaan suplemen dari unit Eselon I. Pada tahun ini, UGM memilih 40 tim enumerator sebagai ujung tombak pengumpulan data di lapangan, yang meliputi Medan, Batam, Jakarta, Surabaya, Balikpapan, dan Makassar. Kesamaan lokasi survei dengan SKPL tahun lalu dilakukan agar hasil SKPL dapat dibandingkan. (ah/org/wa)


facebook twitter
shadow