Biro Organta Lanjutkan Gelaran Sosialisasi Penilaian Kesehatan Organisasi Kementerian Keuangan Tahun 2019

Biro Organta Lanjutkan Gelaran Sosialisasi Penilaian Kesehatan Organisasi Kementerian Keuangan Tahun 2019

Jakarta, 26/04/2019 Kemenkeu – Biro Organisasi dan Ketatalaksanaan (Organta) lanjutkan gelaran acara Sosialisasi Penilaian Kesehatan Organisasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Tahun 2019. Acara yang digelar Jumat (26/04), di Aula Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Lantai Dasar Gedung Frans Seda ini diikuti oleh perwakilan dari pelaksana di lingkungan Kemenkeu.

Kepala Biro Organta, Dini Kusumawati membuka acara dengan menekankan pentingnya penilaian kesehatan organisasi dan menjelaskan metode penilaian kesehatan organisasi Kemenkeu yang disebut MOFIN (Ministry of Finance Organizational Fitness Index). “Organisasi yang sehat akan mampu untuk bertahan dalam jangka panjang (sustainability). Kemenkeu dengan mandat yang luar biasa harus sehat dan sustainable supaya bisa menjadi contoh dan role model untuk K/L lain. Melalui perspektif MOFIN akan dapat menilai kesehatan organisasi Kemenkeu yang dikelompokkan dalam 3 konsep utama yaitu keselarasan internal, eksekusi strategi dan pembaharuan.” Papar Dini.

Untuk mempermudah penjelasan mengenai 3 (tiga) kelompok utama kesehatan organisasi Kemenkeu, peserta sosialisasi dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mengikuti permainan interaktif  yang terdiri dari 6 (enam) pos yang merupakan penjabaran dari dimensi kesehatan organisasi, yaitu dimensi Kepemimpinan dan Arahan, Motivasi, Akuntabilitas dan Koordinasi & Kendali, Kapabilitas, Budaya dan Iklim Kerja, Orientasi Eksternal serta Inovasi dan Pembelajaran.

Menutup gelaran acara, Widyaiswara Balai Diklat Kepemimpinan Magelang, Supriyanto, memotivasi para peserta sosialisasi untuk meningkatkan kinerja dan prestasi mereka dengan cara memperbaiki mindset (pola pikir). “Siapapun yang bercita-cita besar rahasianya adalah perubahan diri-sendiri atau mindset. Jika ada tantangan dan rintangan maka hadapi dan terima. Bila melihat orang lain sukses maka jadikan inspirasi dan pelajaran.” Ujar Supriyanto. (mro/kom/ev)


facebook twitter
shadow