Era Industri 4.0: Seberapa Siap Kita?

Era Industri 4.0: Seberapa Siap Kita?

Jakarta, 04/10/2018 Kemenkeu – Kamis (04/10) Sekretaris Jenderal (Sesjen) Hadiyanto berkesempatan untuk memberikan arahan pada acara kick off Capacity Building Biro Organisasi dan Ketatalaksanaan (Biro Organta) bertempat di Gedung Juanda I lantai 17. Capacity Building tersebut akan dilaksanakan pada hari Kamis hingga Sabtu, 11-13 Oktober 2018 mendatang di Bogor. Dengan tema Making Biro Organta 4.0, acara ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pegawai guna menghadapi Era Industri 4.0.

Dalam arahannya, Sesjen Hadiyanto menyampaikan bahwa tema yang dipilih menentukan apa yang ingin kita capai. Dengan tema Making Biro Organta 4.0, mula-mula kita harus memahami dulu apa itu Era Industri 4.0. Era tersebut kita kenal sebagai era IT distruption, di mana semua hal praktis akan berubah menjadi berbasis Teknologi Informasi. Istilah-istilah seperti artificial intelligence, big data dan lain sebagainya akan semakin sering kita dengar.

“Pertanyaan berikutnya adalah apa respon kita terhadap hal itu? Kemenkeu sebagai organisasi besar dan memiliki peran penting terhadap perkembangan ekonomi di Indonesia dituntut untuk update dengan berbagai perubahan lingkungan strategic baik global maupun domestik,” ucap Hadiyanto.

Menurut Sesjen Hadiyanto, hal ini merupakan tantangan bagi Kementerian Keuangan, khususnya Biro Organta. Salah satu tantangan nyata yang dihadapi Kemenkeu adalah bagaimana ia bisa menjadi organisasi yang responsif terhadap perubahan, tantangan dan tuntutan baru serta masa depan. “Secara ringkas adalah bagaimana organisasi dapat menjadi adaptif dan berkinerja tinggi. Esensi adaptif adalah ia menyesuaikan, beradaptasi dengan keadaan. Kalau selama ini kita masih paperwork, sekarang kita coba less paper atau bahkan paperless. Bagaimana organisasi mengintegrasikan hal tersebut sehingga kinerjanya tetap tinggi. Ini menjadi tuntutan, oleh karena itu SDM kita dituntut untuk bisa menerjemahkan perubahan itu kepada organisasi. Kita harus berpikir jauh, untuk lima sampai sepuluh tahun ke depan, dengan antusias,” ucapnya. (kom/sr)


facebook twitter
shadow