IHT Whistleblowing System (WISE) dan Akselerasi Implementasi Unit Kepatuhan Internal (AKSI UKI)

IHT Whistleblowing System (WISE) dan Akselerasi Implementasi Unit Kepatuhan Internal (AKSI UKI)

Jakarta 23/02/2018 Setjen Kemenkeu – Biro Organisasi dan Ketatalaksanaan (Biro Organta), Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan menyelenggarakan In House Training (IHT) Akselerasi Implementasi Unit Kepatuhan Internal (AKSI UKI) dan Whistleblowing System (WISE), bertempat di Ruang Rapat Biro Organta, Gedung Djuanda I Lantai 17. Acara tersebut diisi oleh narasumber Iwan Kurniawan, Auditor Inspektorat VII serta Adi Nugroho, Auditor Inspektorat Bidang Investigasi, Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan.

IHT dibuka oleh Kepala Biro Organta, Dini Kusumawati yang menyampaikan bahwa Biro Organta sebagai unit yang mengelola organisasi tingkat kementerian beserta tata kelolanya, dituntut untuk mewujudkan good governance, sehingga diharapkan dapat lebih memahami mengenai konsep dasar pengendalian serta pengelolaan WISE.

Iwan Kurniawan menyampaikan mengenai Konsep Dasar Pemantauan Pengendalian Internal di lingkungan Kementerian Keuangan yang tertuang dalam KMK Nomor 940/KMK.09/2017 tentang Kerangka Kerja Pengendalian Intern dan Pedoman Pemantauan Pengendalian Intern di Lingkungan Kementerian Keuangan. Dalam paparannya, Iwan menjelaskan bahwa penerapan pengendalian internal diharapkan dapat mewujudkan kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan laporan keuangan, meningkatnya pengamanan terhadap aset negara, serta terjaganya kepatuhan terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan.

Penguatan pemantauan pengendalian internal dilakukan melalui Tiga Lini Pertahanan (Three Lines of Defense), yaitu pihak Manajemen & seluruh pegawai sebagai lini pertahanan pertama yang menerapkan pengendalian intern sepanjang waktu, Unit Kepatuhan Internal yang bertugas membantu manajemen, serta Unit Audit Internal (Inspektorat Jenderal) yang memberikan assurance dan konsultasi penerapan pengendalian internal.

Pembahasan dilanjutkan dengan penjelasan aplikasi Whistleblowing System (WISE) Kementerian Keuangan yang dipaparkan oleh Adi Nugroho. Aplikasi yang telah diluncurkan pada tahun 2011 ini merupakan bentuk sistem pengelolaan pengaduan masyarakat secara online, yang telah terstruktur dan terdokumentasi dengan baik, sehingga dapat menyediakan informasi atau laporan yang akurat dan tepat waktu bagi pengambilan keputusan manajemen. Dalam pengelolaannya, WISE menerapkan prinsip Rahasia, Mudah dan Cepat, Terintegrasi, serta kemudahan bagi pelapor dalam memonitoring laporan.

Melalui IHT ini, Biro Organta diharapkan dapat memperkuat Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) untuk memberikan keyakinan memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efisien. “Selain itu, guna mendukung terwujudnya unit berpredikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bebas Melayani, kita perlu membangun budaya transparansi, akuntabilitas, dan integritas dengan memperkuat SPIP  dan memahami tata kelola WISE,”tutur Dini Kusumawati. (sa/org)


facebook twitter
shadow