PMO Informal Meeting I Angkat Tema Bijak Bermedia Sosial

PMO Informal Meeting I Angkat Tema Bijak Bermedia Sosial

Jakarta, 10/08/2018 Kemenkeu - Project Management Office Sekretariat Jenderal (PMO Setjen) menyelenggarakan PMO Informal Meeting I di selasar Gedung Djuanda I, Jakarta pada Kamis (10/8). Acara yang dihadiri oleh para pegawai Sekretariat Jenderal ini mengangkat tema Bijak Bermedia Sosial. Kepala Subbagian Strategi Komunikasi Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Budi Sulistyo pada acara ini bertindak sebagai narasumber, didampingi Lighthouse Team 2018 Fitri Mayang Sari sebagai moderator.

Kepala Biro Organisasi dan Ketatalaksanaan selaku Kepala PMO Setjen Dini Kusumawati turut hadir mengikuti acara PIM I ini. Dini, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa PIM I diselenggarakan untuk mensosialisasikan program-program transformasi kelembagaan di lingkungan Sekretariat Jenderal. Format informal meeting, terang Dini, dipilih agar para peserta dapat mengikuti diskusi dengan lebih santai dan terbuka.

Budi Sulistyo memulai paparannya dengan menjelaskan tentang era media sosial saat ini. Di samping memudahkan komunikasi dan memberikan banyak manfaat, jelas Budi, media sosial dapat memberikan dampak negatif apabila tidak diiringi dengan pemahaman akan etika dalam bermedia sosial. Budi juga menyampaikan fungsi-fungsi media sosial resmi milik Kementerian Keuangan, antara lain menjadi kanal untuk menyampaikan kinerja Kementerian Keuangan dan membentuk citra dan reputasi organisasi.

Budi memaparkan pedoman aktivitas dan penggunaan media sosial yang saat ini sedang disusun oleh Sekretariat Jenderal. Pedoman ini bertujuan untuk memperkuat identitas Kemenkeu, menjaga citra dan reputasi Kemenkeu, mendorong pegawai agar bijak dalam bermedia sosial, dan memitigasi risiko atas aktivitas pegawai dalam media sosial.

Selain itu, Budi mengingatkan akan hal-hal yang perlu dihindari dalam interaksi pada media sosial. Hal-hal tersebut antara lain penyebaran konten hoax, pornografi, radikalisme dan teroris, diskriminasi, keberpihakan politik, hingga memuat informasi sensitif terkait pekerjaan, rahasia negara, ataupun informasi yang belum dipublikasikan secara resmi. Menutup paparannya, Budi menghimbau agar para pejabat di lingkungan Kemenkeu dapat menjadi contoh yang baik dan juga dapat melakukan pengawasan terhadap aktivitas media sosial para pegawai di bawahnya. (pmo/wa)


facebook twitter
shadow