Sesjen Harapkan Peran Aktif dan Kontribusi Nyata CPNS Rekrutmen 2018

Sesjen Harapkan Peran Aktif dan Kontribusi Nyata CPNS Rekrutmen 2018

Jakarta, 01/02/2019 Kemenkeu — “Siap Berprestasi!” gaung 425 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dalam acara Orientasi Calon ASN (Aparatur Sipil Negara) Kementerian Keuangan Rekrutmen 2018 di Aula Dhanapala pada Kamis (1/2). Acara yang diselenggarakan oleh Biro Sumber Daya Manusia (SDM) ini merupakan kick-off dari rangkaian kegiatan orientasi CPNS yang akan dilaksanakan selama satu tahun ke depan. 

“Ini menjadi titik awal langkah para pegawai baru dalam mengabdikan diri di lingkungan pemerintahan khususnya di Kementerian Keuangan,” ujar Sekretaris Jenderal (Sesjen) Hadiyanto saat memberikan sambutan. Sesjen menyampaikan rasa bangga dengan bergabungnya para calon pegawai baru yang merupakan 1,89% orang terpilih dari total pendaftar sebanyak 22.455 orang. “Merupakan tanggung jawab besar untuk berhasil masuk di Kemenkeu setelah mengalahkan banyak peserta lain,” tegas Sesjen.

Sesjen juga menyampaikan harapannya kepada para pegawai baru agar dapat berperan aktif dan berkontribusi nyata di Kemenkeu. “Wujudkan ASN Kemenkeu yang berintegritas dan profesional. Selalu menjaga sinergi dan mengedepankan pelayanan prima. Berkomitmen tinggi untuk terus-menerus meningkatkan kualitas guna menjalankan good governance dan mewujudkan cita-cita luhur bangsa,” pesan Sesjen.

Sebagai bagian dari siklus pengelolaan SDM Kemenkeu, rekrutmen dilaksanakan berdasarkan prinsip transparansi, objektif, kompetitif, bebas KKN, dan tidak diskriminatif. Rekrutmen juga dilaksanakan secara inklusif yang berarti terbuka dan memberikan kesempatan seluas-luasnya pada seluruh Warga Negara Indonesia untuk mengikuti berbagai tahapan seleksi. Rekrutmen dilaksanakan di enam kota yaitu Medan, Jakarta, Yogyakarta, Makassar, Balikpapan, dan Jayapura. Dengan periode pelaksanaan yang dimulai sejak pengumuman awal pada 19 September 2018, hingga pengumuman akhir pada 24 Januari 2019.

Rincian alokasi CPNS Kemenkeu Tahun 2018 antara lain pada Badan Kebijakan Fiskal (BKF) sebanyak 12 orang, Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) sebanyak 15 orang, Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) sebanyak 15 orang, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sebanyak 16 orang, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebanyak 8 orang, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) sebanyak 3 orang, Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) sebanyak 71 orang, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) sebanyak 3 orang, dan Sekretariat Jenderal (Setjen) sebanyak 51 orang. Alokasi terbanyak berada pada instansi Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) yaitu 231 orang. (wa/kom)


facebook twitter
shadow