Uji Petik Jafung Penata Laksana Barang Di Kanwil DJKN JawaTengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta

Uji Petik Jafung Penata Laksana Barang Di Kanwil DJKN JawaTengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta

Jakarta- 20/03/2017 Kemenkeu -  Biro Organisasi dan Ketatalaksanaan (Organta) bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) mengawali pelaksanaan uji petik Jabatan Fungsional Penata Laksana Barang (JFPLB) bertempat di Kanwil IX DJKN Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada (17/03). Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menguji butir-butir kegiatan yang telah dirumuskan serta menilai standar norma waktu masing-masing butir kegiatan yang nantinya akan ditetapkan menjadi angka kredit.

Plt. Direktur Jabatan Aparatur Sipil Negara, Badan Kepegawaian Negara Haryomo Dwi Putranto menyampaikan bahwa uji petik merupakan bagian dari serangkaian kegiatan pembentukan jabatan fungsional yang alurnya dimulai semenjak adanya pengajuan naskah akademik dari instansi pengusul hingga nanti ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kanwil DJKN Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Tavianto Noegroho menyatakan pentingnya pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) melalui 3 T (Tertib Hukum, Tertib Administrasi, dan Tertib Fisik). Ditegaskan pula oleh Direktur Barang Milik Negara Chalimah Pujihastuti mengenai perlunya pengelolaan BMN yang baik.  Sehingga melalui Jafung diharapkan para pejabat fungsional penata laksana barang dapat dibekali dengan kompetensi yang memadai dan juga mempunyai jalur pembinaan karir yang jelas.

Di samping itu, adanya JFPLB mampu menghilangkan atau minimal mengurangi inefisiensi pengelolaan BMN dan bahkan dapat meningkatkan penerimaan negara dari penerimaan negara bukan pajak. Sebagai sebuah jabatan spesialisasi, nantinya JFPLB meliputi seluruh siklus penatalaksanaan BMN sejak perencanaan, penggunaan, pemindahtanganan, hingga pemusnahan BMN.(Organta/hr/rsa)


facebook twitter
shadow